Membuat Vlog Menggunakan Hape

Maret 11, 2018


Hai pembaca ku yang baik hati, seperti saya yang juga baik hati hehehe. Sama-sama baik hati dong biar kompak baik hatinya. Kalau kamu baik hati masa saya nggak. Sebaliknya juga gitu, kalau saya baik hati masa kamu enggak yekan. Eh stop sampe disini. 


Seminggu yang lalu saya belajar mengenal Vlog bersama Kang Dudi Iskandar. Beliau adalah mantan Jurnalis Jakarta Post, juga seorang Photograper. Dan kini juga gemar membuat Vlog menggunakan hape. Dan tentunya juga kegiatan ini di sponsori. CNI menjadi sponsor acara nya bersama komunitas blogger ISB Indonesia Sosio Blogpreuneur. Keduanya memang sering terlibat kerjasama dan tentunya juga sangat mendukung demi peningkatan kemampuan para blogger. Termasuk saya didalamnya. 


Senang menjadi bagian blogger yang selalu mendapatkan pengetahuan kemampuan untuk terus mengembangkannya. Nah kali ini saya belajar mengoptimalkan hape sebagai alat untuk membuat Vlog. Mari kita ketahui bersama. 


Apa itu Vlog?


Vlog adalah Video Blog. apa bedanya sama Blog? bedanya adalah Blog berisi tulisan. sedangkan Vlog berisi Video yang berarti ada audio dan visual. 

Bagaimana membuatnya? 


Vlog saat ini sangat mudah membuatnya. Hanya dengan menggunakan Hape pun bisa. yang sulit adalah motivasi membuatnya. Nah temukan motivasinya lalu mulailah membuatnya.


Kenapa harus Vlog (Video)


Video sangat disukai oleh pengguna internet saat ini. Sebab informasi yang didapat berupa gambar dan suara yang menarik lebih menyentuh secara personal. Namun persoalan durasi menjadi penentu. Vlog rata-rata di buat dengan durasi yang pendek. Juga lebih disukai sebab tak membuat jenuh.

Membuat Vlog / Video dari Hape


Kita pasti tahu kalau di hape pasti ada berbagai macam aplikasi termasuk aplikasi membuat video sudah tersedia. Kita tinggal menggunakannya saja. Kebetulan waktu belajar kemarin menggunakan Aplikasi Legen dan Power Director. Tentu dengan beberapa keunggulan dua aplikasi ini digunakan.

Sudah Optimalkah menggunakan hape untuk membuat Vlog?


Pertanyaan ini akan terjawab setelah melakukan banyak sekali latihan. Cobain aja semua aplikasi buat video yang ada. Nanti akan tahu dimana bedanya. Namun pada prinsipnya semua memiliki keunggulan masing-masing.

Kemudian bisa juga menggunakan dengan cara menggabungkan semua aplikasi tersebut untuk membungkus video yang dibuat. 


Pahami juga hal-hal teknik sederhana pengambilan gambar, memilih musik (termasuk voice), dan alur cerita video.

Kunci dari mengoptimalkan adalah dengan mencari dan menemukan aplikasi yang membuat kamu suka membuat video. Soalnya kalo udah suka bakalan nagih bikin video terus sih hehe. 


Tip and trik membuat Vlog/Video 

Catatan saya ini mungkin berguna: 
  1. Gunakan tripod jika tak ada cukuplah tanganmu menjadi "tripod terbaik". Untuk menghasilkan gambar yang tidak goyang dan stabil.
  2. Menggunakan Gimbal Stabilizer untuk alat bantu pengambilan gambar. 
  3. Menggunakan Microphone for smartphone untuk hasil suara yang baik. 
  4. Kenali keterbatasan aplikasi, kamu bisa menggabungkan dengan aplikasi lain.
  5. Gunakanlah format lanskap ketika mengambil gambar.
  6. Pilihlah musik yang sesuai dengan alur cerita video. 
  7. Buatlah opening dan closing yang menarik. 
  8. Buatlah naskah untuk voice over
  9. Pelajari teknik pengambilan gambar seperti: longshoot, cut to cut, dan angel. 
  10. Pelajari speed video, kamu bisa membuat visual motion dengan lebih baik. 
  11. Kenali durasi detik dan waktu dibawah detik yang mungkin berguna dalam menyisip gambar yang menarik. 
  12. Hindari suara noize berlebihan, kecuali bertujuan menguatkan alur cerita video.
  13. Video tidak membuat penonton nya terganggu dengan gambar yang bergoyang kecuali dengan tujuan menguatkan cerita. 
  14. Gambar demi gambar terhubung dengan baik. seperti halnya sebuah cerita yang lengkap. 
  15. Spontanitas mengambil gambar saat ada moment menarik. 
  16. Banyak menonton video lalu ambillah pelajarannya 
  17. Belilah aplikasi video yang kamu suka untuk menghilangkan watermark. Walau ada juga aplikasi yang baik hati yang bisa digunakan fitur Not Watermark. 
  18. Gunakanlah visual lanskap kecuali dalam video Instagram/ Facebook stories.  (cuma bisa portrait kan) 
  19. Pelajarilah tutorial dalam aplikasi video
  20. Kumpulkan stock shoot sebisa dan sebanyak mungkin sebab akan berguna saat melakukan editing. 
  21. Video bukan slide foto, juga bukan juga muatan teks seperti dalam blog. Ketiganya berbeda. 
  22. Pelajari macam jenis video yang ada, seperti: documentary, film, diary stories video, travel video, beauty video, tutorial video, review video, dll.

Demikian catatan saya ketika mengikuti workshop NgeVlog bareng kang Dudi Iskandar kemarin. Maafkan saya, mungkin ada catatan yang berbeda dari penyampaian Kang Dudi. Sebab ada beberapa yang saya sampaikan sesuai dengan apa yang saya ketahui dalam membuat video. Tentunya bertujuan agar lebih menguatkan apa yang sudah saya pahami dengan tambahan ilmu dari pemateri Kang Dudi.

Catatan menarik saya dalam workshop kali ini adalah. Kang Dudi mengatakan quote begini; " Tidak ada yang salah dalam membuat video, yang ada adalah selera. Keren kan quotenya. memotivasi banget. Catatan yang tak sempat tertulis dalam blog ini, terdapat dalam gambar yess. 

Sampai jumpa dalam tulisan lain. 
Salam.



You Might Also Like

6 komentar

  1. mantap foto dan tangkapan slide juga tips-nya bang, jadi terbantu. vlog bikin penasaran ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyik banget bikin video itu 😊

      Hapus
  2. Balasan
    1. Makasih teh ani, belajar terus 😊

      Hapus
  3. Ku pikir PSP itu mainan playstation ternyata grup band, ya.
    Btw foto anakku segitunya ya lihat mbak VB :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, grup Orkes Melayu yg sudah berkarya dari 40 tahun yg lalu mbak. Anggotanya malah ada yg menjadi Dubes RI lhooo...

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan berbagi...
Bergembira selalu !!