Penting Buat Kamu yang Normal Mengenai OYPMK

Agustus 24, 2022

Eposter live streaming Bincang-Bincang tentang OYPMK 


OYPMK apakah itu? Adalah Orang yang pernah mengalami Kusta, atau dengan kata lain mantan penyintas kusta. Mereka ada disekitar kita dan sungguh menjadi perhatian kita semua. Sebab beberapa masalah terkait dengan OYPMK memiliki problem yang hampir seperti tabu. Dan bukan menjadi pembicaraan yang menarik perhatian untuk menjadi interesting dan awareness bersama dalam kehidupan kita sehari-hari. Bagaimana terciptanya jarak antar kita ketika suatu stigma terus melekat dan menjadi momok ketidak pedulian untuk memahami dan bersikap seperti apa dan bagaimana yang terbaik. OYPMK juga merupakan bagian dari penyandang disabilitas lainya yang memerlukan support sistem terbaik disekitar kita. 


Ruang Publik KBR melalui streamimg youtube pada hari ini [24/8] memberikan banyak sekali buat saya untuk merangkum beberapa hal mengenai OYPMK. Terutama pengetahuan yang fundamental mengenai Penyakit Kusta dan OYPMK. Memahami bagaimana support sistem bekerja untuk bisa saling peduli dan memberi kontribusi positif secara psikologi. Penyakit Kusta memang maaih memiliki stigma sebagai penyakit yang berbahaya dan menular. Namun ternyata tidak demikian, penularan penyakit kusta tidak mudah. Selama tidak kontak erat selama 24 jam dengan penderita kusta tidak akan langsung menularkan.

Rizal Wijaya Host Ruang Publik KBR 


Kehadiran dua narasumber sebagai pembicara dalam Live YouTube di kanal Ruang Publik KBR sangat memberikan pencerahan buat saya memahami OYPMK disekitar kita. Dr. Mimi Mariani Lusli Direktur Mimi Institute dan Marsinah Dhedhe OYPMK yang juga aktivis wanita dan difabel. Dipandu oleh Host Rizal Wijaya bincang-bincang Live ini menjadi gayeng dan penuh informasi bermanfaat. Bertepatan dengan bulan kemerdekaan Indonesia, OYPMK memaknai kemerdekaan dan kebebasan dalam berkarya. Juga membicarakan kesejahteraan mental dan bersosialisasi di masyarakat untuk meningkatkan peran masyarakat dan support sistem dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas dan OYPMK.


Dr Mimi mengatakan mulailah kita menjadi bagian dari support sistem tersebut. Dengan mengubah stigma atau sederhananya dengan mengganti kata penderita kusta, sebab menurutnya belum tentu orang yang berpenyakit kusta itu menderita. Maka kata OYPMK ini merupakan bagian dari sosialisasi untuk mengubah stigma yang tidak tepat. Tentu saja pemilihan diksi yang tepat akan membantu literasi masyarakat akan pentingnya menjadi bagian dalam support sistem. Dan Support sistem ini adalah kita, keluarga dan orang-orang disekitar kita.


Sedangkan Marsinah Dhedhe sebagai seorang aktivitas dan penyintas kusta (baca; OYPMK) menceritakan pengalamannya. Ketika pertama kali mengetahui gejala dan proses menjalani hidup sebagai OYPMK. Dan beberapa hal dapat saya simpulkan bahwa peran support sistem menjadi faktor yang paling berperan mempengaruhi hidup Marsinah Dhedhe. Mengalami masa-masa pengucilan dari orang-orang disekitarnya dan dihadapi dengan dialog sehingga berhasil membangun support sistem secara mandiri. Mendapat dukungan positif dari lingkungan keluarga juga memberikan daya dorong dirinya menjadi kuat untuk menjalani semua progres dalam masa pengobatan di rumah sakit hingga sembuh.


Kemudian juga bagaimana menjalani kehidupan pasca kesembuhan dari kusta, dan menempel stigma buruk dan mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan. Semua itu menjadi pelajaran penting bagi kehidupannya yang membentuk dirinya hingga sampai sekarang. Bahwa orang-orang OYPMK tidak berbeda dengan penyandang disabilitas lainya yang memerlukan support sistem dalam membangun kehidupan yang lebih baik. Orang yang sehat secara fisik saja pun harus memiliki support sistem yang baik. Yang mendukung kearah kehidupan yang lebih baik, apalagi disabilitas yakan.


Nah maka, nikmat kemerdekaan yang kita miliki di Republik Indonesia yang ke 77 tahun ini membuat saya berfikir lebih jauh bahwa, perjuangan belum berakhir. Masih ada PR dirumah bangsa kita ini dengan persoalan-persoalan yang dekat disekitar kita yang memerlukan perhatian lebih. Menyadari bahwa disekitar kita banyak orang dengan disabilitas kita wajib menjadi bagian dalam support sistem tersebut. Dengan memahami literasi tentang kusta dan bagaimana memilih diksi yang membangun kehidupan dalam ruang kebersamaan kita.


Demikian, Merdeka!


Untuk mengetahui lebih jauh tentang informasi apapun yang mendukung support sistem positif terhadap disabilitas silakan simak di akun youtube Ruang Publik KBR ya. 

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah berkunjung dan berbagi...
Bergembira selalu !!