Langsung ke konten utama

FWD Hackathon 2017 Jadi Ajang Awal Startup Tahun Ini

Jum’at 4 Agustus lalu, saya berkesempatan mengikuti pembukaan ajang bertajuk FWD Hackathon 2017. Bertempat di The Hall Kasablanka bersama teman-teman blogger juga media. FWD Hackathon adalah sebuah ajang terbuka bagi para calon startup. Melalui Hackathon seorang startup akan menjalani serangkaian empowerment. Semacam inkubasi selama proses awal idea hingga eksekusi launch startup baru. Tidak seperti biasanya Hackathon biasa diadakan oleh bank atau perusahaan telekomunikasi.


Kali ini Hackaton diadakan oleh FWD Life yang bergerak dalam asuransi. Seperti yang sudah berjalan sebelumnya, perkembangan financial tekhnologi terus berkembang. Dan ini sejalan dengan visi FWD merubah cara fikir masyarakat tentang asuransi, yang membuka setiap inovasi yang membuat financial teknologi semakin baik, ungkap Vice Presiden FWD Rudi Kamdani saat menyampaikan sambutannya.

-Rudi Kamdani-

Hackathon berasal dari dua kata Hacking dan Marathon yang bermakna proses memunculkan ide startup melalui hacking secara marathon. Kelak melalui Hackathon akan lahir startup yang memiliki daya saing yang bagus dan kuat. Sebab sangat besar prosentasi kegagalan yang terjadi pada hampir semua startup yang muncul. Andy Zain selaku Director of Founder Institute Jakarta yang selama ini membantu dan menelurkan startup baru mengatakan demikian.

-Andy Zain-

Senada dengan yang di sampaikan oleh Ibu Poppy Savitri perwakilan BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif), beliau pun menyampaikan perlu nya ide-ide baru yang mampu memangkas proses panjang dalam berasuransi. Misalnya dari 16 langkah semenjak pengajuan atau pembelian asuransi hingga proses klaim asuransi dapat di lakukan hanya 7 langkah saja. Industri kreatif melalui digital sangat memiliki kemungkinan hal tersebut dapat tercipta. Namun tentu saja idea yang bagus tentu juga harus memiliki daya tahan yang prima. Dengan dukungan networking yang luas dan inkubasi yang matang startup menjalani kawah uji sebelum muncul ke “candra dimuka”.

-Poppy Savitri-

Pada kesempatan yang sama hadir dua orang jebolan Founder Institue yang kini telah menjadi CEO yang telah melalui proses inkubasi oleh Founder Institute, yaitu Erik dan Antonius. Erik CEO startup yang memiliki produk e-commerse dalam bidang fashion. Sedang Antonius kini menjadi founder Neetip yang mengelola jasa titip yang bisa dilakukan bagi para pelancong yang bepergian ke luar negeri atau bahkan dalam negeri. Menurut keduanya ide menjalani startup tidak selalu orisinil lahir dari ide mereka. Bahkan seringkali ide itu sudah ada sebelumnya dan menjalani seleksi alam dalam proses inkubasi. Hingga startup tersebut muncul dan berkompetisi dengan sungguh dalam dunia yang sebenarnya.

-Erik dan Antonius-

Dan sekalipun startup tersebut telah berdiri itu bukan satu-satunya jalan yang  dapat di sebut sukses. Kesuksesan itu perlu diuji lagi oleh waktu. Toh sudah banyak start up yang tak mampu bertahan lama. Soalnya startup juga manusia sih hehehe. Yang memiliki ruang kompetitif besar sejak sebelum muncul ke dunia ye gak ? Nah, saya sih berharap untuk FWD Hackathon 2017 nanti akan lahir startup – startup unggul dan berdaya kuat yang mampu menjadi solusi terbaik bagi fintech terutama dalam bidang asuransi. Dan sebagian besar peserta yang nota bene anak-anak muda kreatif berteknologi digital ini menjadi startup yang berhasil dan sukses. 

Oiya, sejak peresmian Launching FWD Hackathon 2017 maka resmi juga pendaftaran di buka hingga tanggal 11 September 2017, daftar di sini ya http://hackathon.fwd.co.id. Nah, bagi kalian anak-anak muda kreatif digital inilah saat nya kesempatan terbuka menjalani proses inkubasi. Ayo munculkan ide mu dan kerjakan. Bagi para “angel investor” ini juga saatnya startup yang telah anda danai menjalani proses dan kesempatan yang lebih luas.
Demikian salam.


Komentar

  1. digital teknologi mmg semestinya utk semakin solutif thp permasalahan kita...gali ide, bebaskan langkah :)

    salam sukses FWD Life Hackathon 2017

    BalasHapus
    Balasan
    1. Digitalisasi tak terbendung, dan ruang enterprener bagi generasi milenial. Makasih mas dah mampir, sukses buat FWD Hackathon tahun ini yaaa .. hehee

      Hapus
  2. Asik banget ya kalau makin banyak ide kreatif di dunia asuransi. Duh, jadi ngiler euy hadiah Rp 100 juta untuk membuat inovasi kreatif. Terima kasih sudah berbagi, mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, ikutaannn barangkali ide mbak bisa melewati proses inkubasi hhehe

      Hapus
  3. Mantappp... Smoga ada aplikasi yg ga ribet dan mudah dipahami stiap orang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pastinya, dan saya yakin sekali startup yang muncul dari FWDHackathon 2017 ini pasti yang terbaik buat inovasi digitalnya

      Hapus
  4. Ini harus berkelanjutan. Inovasinya keren banget dan bisa memotivasi anak muda. Asuransi penting dipahami segala usia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoi, keberlanjutan sangat penting buat inovasi sebab dengan inovasi dunia menjadi dinamis. Hehe makasih sudah berkunjung mbak ani.

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung dan berbagi...
Bergembira selalu !!

Postingan populer dari blog ini

Chrisye Dalam Film Layar Lebar

Rabu, 21 September 2016 lalu sebuah press conference awal sebuah film yang segera produksi berjudul Chrisye diselenggarakan. Saya mengikuti kegiatan tersebut setelah sebelumnya mendaftar melalui komunitas Blogger Reporter ID (BRID). Ini merupakan pengalaman yang menarik bagi saya untuk mengikutinya. Sebab produksi film ternyata tak hanya melalui berbagai proses yang sangat panjang namun juga memerlukan keseiringan dengan promosinya. Treatment sebuah produksi film setahu saya memang memerlukan waktu yang tidak pendek. Dan seiring berjalan produksi treatment promosi juga dilakukan, ini mungkin juga merupakan salah satu strategi bagi production house untuk setidaknya mampu menggandeng sponsor untuk produksi film mereka.
Film Chrisye yang akan mulai produksi pada awal tahun 2017 digarap bersama MNC picture dan Vito Global Visi. Dan akan disutradarai oleh Rizal Mantovani seorang sutradara Film Layar lebar dan juga memiliki kedekatan personal dengan sosok Chrisye. Kisah seorang sosok Chrisy…

Pahlawan Masa Kini

Apa yang dimaksud dengan Pahlawan ? dan bagaimana kaitannya dengan waktu masa kini? Dua pertanyaan ini muncul ketika saya berulang membaca kalimat Pahlawan masa kini. Dan kemudian saya renungi dengan seksama kalimat itu. Apa sesungguhnya arti pahlawan bagi sebagian orang pada masa kini. Tidak ada salahnya merenungi sebuah kalimat untuk memahami lebih jauh apa makna yang terkandung didalamnya. Namun kemudian muncul pertanyaan untuk apa berupaya keras memahami maknanya dan hal ini pun menjadi deretan pertanyaan selanjutnya menggenangi rasa ingin tahu saya lebih jauh.
Pahlawan dalam pengertian yang lacur di pahami sebagian orang jika dikaitkan dengan perjuangan kemerdekaan RI adalah orang yang sedang berperang mengangkat senjata. Yaitu orang-orang yang hidup pada masa perang yang berjuang merebut kemerdekaan dari penjajah. Dan selalu identik dengan orang yang membawa senjata berperang di medan tempur untuk menjadi pahlawan. Padahal jika kita mau menelisik kearah sudut pandang lain bahwa …

Potong Rambut di Kaizen

Sebelum mudik seperti biasa saya rapih-rapihin rambut, soalnya mau ketemu dan sungkeman dengan mertua. Kalau nggak rapi gimana gitu..udah setahun nggak ketemu. Tempat potong rambut langganan di Bonang di komplek tempat tinggal kebetulan lagi tutup, untungnya saya punya tempat potong rambut favorit di mall. Sambil nemanin istri belanja sekalian deh melipir ke KAIZEN buat potong rambut. Soal harga memang beda jauh sih dengan tempat potong rambut di komplek saya, tapi hasil potongnya sama-sama memuaskan.


Awalnya paling nggak suka potong rambut di mall. Sewaktu jalan ke mall bareng istri KAIZEN di mall Sumarecon Serpong baru saja buka. Dan pas banget rambut lagi gondrong, jadi lah istri maksain potong rambut di KAIZEN. Waktu baru buka harganya masih promo kalau nggak salah sekitar 25ribu. Setiap potong rambut selalu ditanyain mau model rambut kayak apa, kalau saya sih selalu bilang 1 senti, si mbaknya udah paham. Soalnya dari awal buka sudah beberapa kali potong rambut di KAIZEN Sumare…