Langsung ke konten utama

Ayo Indonesia Tangkal Kolesterol

Sabtu, 30 April 2016 saya bersama teman-teman blogger mengikuti acara Indonesia Tangkal Kolesterol yang diadakan di kawasan SCBD Sudirman. Begitu memasuki lokasi acara, ternyata sudah banyak peserta yang begitu antusias mengikuti acara ini dan kebanyakan peserta di dominasi oleh ibu-ibu, bapak-bapak ada juga sih tapi lebih banyak ibu-ibu. Setelah melakukan registrasi ulang peserta diperbolehkan mengecek kolesterol di booth yang telah disediakan oleh panitia dan tentu saja cek kolesterolnya gratis, wah ini kesempatan baik jangan sampai dilewatkan. Saking banyaknya peserta yang ingin memeriksakan kolesterolnya, semua peserta harus memakai nomor antrian biar rapi dan lebih teratur.
Memang sejak dini kita harus aware dengan yang namanya kolesterol tinggi karena kalau dibiarkan tentu saja akan mengakibatkan gangguan kesehatan lainnya seperti jantung, darah tinggi juga stroke. Kadar kolesterol normal biasanya dikisaran angka kurang dari 200mg/dL, kalau melewati angka yang sudah di tetapkan berarti kita harus waspada dan lebih cepat mengendalikan agar kolesterol kembali normal. Sebenarnya kolesterol dibutuhkan oleh tubuh tetapi kalau jumlahnya berlebihan akan berbahaya bagi kesehatan. Seperti yang dipaparkan oleh dr. Vito Damay sebagai pembicara pada sesi talk show interactive, bahwa kolesterol jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein) merupakan faktor pemicu sakit jantung. Untuk itu kita harus mencegah agar kolesterol, yaitu dengan berolahraga secara teratur, menerapkan pola makan yang sehat seperti menghindari makanan yang mengandung kolesterol tinggi, melakukan pemeriksaan kolesterol secara berkala dan konsultasi dengan dokter, konsumsi Nutrive Benecol sebanyak 2 botol setiap hari setelah makan, untuk kolesterol tinggi konsumsi Nutrive Benecol lebih dari 2 botol sehari. Menurut dr. Vito tubuh kita memerlukan Plant Stanol Ester untuk menurunkan  kolesterol dan ini terdapat pada Nutrive Benecol. Untuk penderita diabetes tidak perlu khawatir mengonsumsi Nutrive Benecol karena kandungannya Low GI jadi aman untuk di konsumsi.

dr. Vito Damay


Selain dr. Vito hadir pula dr. Penihedi dalam sesi live smart cooking show, disini dr. Peni mengajarkan peserta cara memasak yang sehat. Menurut dr.Peni untuk mengonsumsi makanan sehat sebaiknya kita harus memasak sendiri di rumah, karena lebih terjamin kebersihan bahan makanannya dan kebersihan dalam pengolahannya. Memasak makanan sehat sebenarnya harus menghindari pemakaian minyak yang terlalu banyak, nggak mesti setiap masakan harus di goreng atau di tumis, dengan cara mengukus kita juga bisa mendapatkan rasa yang sama seperti menumis, tinggal memasukkan bumbu-bumbu yang biasa digunakan untuk menumis saat kita mengukus. Kemudian hindari penggunaan santan yang berulang kali dipanaskan, karena memasak santan sebaiknya dilakukan diakhir, kalau dari awal memasak santan sudah dimasukkan akan menyebabkan hilangnya nutrisi dari santan dan yang tertinggal hanya lemak jenuh saja. Informasi yang diberikan dr. Peni sangat bermanfaat bagi para peserta karena selama ini hal-hal kecil seperti ini diabaikan, padahal sumber penyakit itu salah satunya disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat.

Nah, sesi bersama Chatalia Olivianty nih yang seru, para peserta diajarkan aksi senam B-Fit. Senam B-Fit ini baik dilakukan rutin 3-5 kali dalam seminggu, manfaatnya dapat mengendalikan kolesterol. Dan senam ini tidak harus dilakukan di luar ruangan, tapi bisa di lakukan di kantor maupun di rumah. Hanya bermodalkan kursi saja kita sudah bisa melakukan aksi senam B-Fit. Kalau dilihat sih sepertinya senamnya mudah karena cuma duduk saja sambil menggerakkan kaki, ternyata cukup mengucurkan keringat juga, nggak jauh beda dengan senam lain yang melakukan banyak gerakan. Saya cukup senang mengikuti acara ini, jadi nambah informasi mengenai kolesterol, cek kolesterol gratis, juga belajar senam B-Fit. Semoga saya bisa mengikuti event seperti ini lagi di lain kesempatan.
Chatalia Olivianty

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chrisye Dalam Film Layar Lebar

Rabu, 21 September 2016 lalu sebuah press conference awal sebuah film yang segera produksi berjudul Chrisye diselenggarakan. Saya mengikuti kegiatan tersebut setelah sebelumnya mendaftar melalui komunitas Blogger Reporter ID (BRID). Ini merupakan pengalaman yang menarik bagi saya untuk mengikutinya. Sebab produksi film ternyata tak hanya melalui berbagai proses yang sangat panjang namun juga memerlukan keseiringan dengan promosinya. Treatment sebuah produksi film setahu saya memang memerlukan waktu yang tidak pendek. Dan seiring berjalan produksi treatment promosi juga dilakukan, ini mungkin juga merupakan salah satu strategi bagi production house untuk setidaknya mampu menggandeng sponsor untuk produksi film mereka.
Film Chrisye yang akan mulai produksi pada awal tahun 2017 digarap bersama MNC picture dan Vito Global Visi. Dan akan disutradarai oleh Rizal Mantovani seorang sutradara Film Layar lebar dan juga memiliki kedekatan personal dengan sosok Chrisye. Kisah seorang sosok Chrisy…

Pahlawan Masa Kini

Apa yang dimaksud dengan Pahlawan ? dan bagaimana kaitannya dengan waktu masa kini? Dua pertanyaan ini muncul ketika saya berulang membaca kalimat Pahlawan masa kini. Dan kemudian saya renungi dengan seksama kalimat itu. Apa sesungguhnya arti pahlawan bagi sebagian orang pada masa kini. Tidak ada salahnya merenungi sebuah kalimat untuk memahami lebih jauh apa makna yang terkandung didalamnya. Namun kemudian muncul pertanyaan untuk apa berupaya keras memahami maknanya dan hal ini pun menjadi deretan pertanyaan selanjutnya menggenangi rasa ingin tahu saya lebih jauh.
Pahlawan dalam pengertian yang lacur di pahami sebagian orang jika dikaitkan dengan perjuangan kemerdekaan RI adalah orang yang sedang berperang mengangkat senjata. Yaitu orang-orang yang hidup pada masa perang yang berjuang merebut kemerdekaan dari penjajah. Dan selalu identik dengan orang yang membawa senjata berperang di medan tempur untuk menjadi pahlawan. Padahal jika kita mau menelisik kearah sudut pandang lain bahwa …

Potong Rambut di Kaizen

Sebelum mudik seperti biasa saya rapih-rapihin rambut, soalnya mau ketemu dan sungkeman dengan mertua. Kalau nggak rapi gimana gitu..udah setahun nggak ketemu. Tempat potong rambut langganan di Bonang di komplek tempat tinggal kebetulan lagi tutup, untungnya saya punya tempat potong rambut favorit di mall. Sambil nemanin istri belanja sekalian deh melipir ke KAIZEN buat potong rambut. Soal harga memang beda jauh sih dengan tempat potong rambut di komplek saya, tapi hasil potongnya sama-sama memuaskan.


Awalnya paling nggak suka potong rambut di mall. Sewaktu jalan ke mall bareng istri KAIZEN di mall Sumarecon Serpong baru saja buka. Dan pas banget rambut lagi gondrong, jadi lah istri maksain potong rambut di KAIZEN. Waktu baru buka harganya masih promo kalau nggak salah sekitar 25ribu. Setiap potong rambut selalu ditanyain mau model rambut kayak apa, kalau saya sih selalu bilang 1 senti, si mbaknya udah paham. Soalnya dari awal buka sudah beberapa kali potong rambut di KAIZEN Sumare…